Thursday, 03 September 2026
Ma'had Darut Tahfizh Al-Ikhlas Menu
Navigasi
Kategori
Label

Komitmen Jaga Mutu Hafalan, MDTI Kembali Gelar Syahadah Al-Qur'an 30 Juz Sekali Duduk

Penulis Ichsan Al Basith
Tanggal Terbit 02 Sep 2026
17 Views
Komitmen Jaga Mutu Hafalan, MDTI Kembali Gelar  Syahadah Al-Qur'an 30 Juz Sekali Duduk
Syahadah 30 Juz Mabrur Hidayatullah Bin Feri Kuswandi

Komitmen Jaga Mutu Hafalan, MDTI Kembali Gelar  Syahadah Al-Qur'an 30 Juz Sekali Duduk

BANDA ACEH — Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI) kembali mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lembaga pencetak penjaga Al-Qur'an terdepan di Aceh. Melalui komitmen ketat dalam menjaga mutu dan kualitas hafalan, hari ini ditambah satu santri lagi melaksanakan Syahadah 30 Juz, total sekarang sudah menacapai 231 santri dinyatakan lulus dalam ujian terbuka Syahadah Al-Qur'an 30 Juz yang digelar dengan metode "Sekali Duduk", Rabu, 2/9/2026.

Ujian Syahadah "Sekali Duduk" ini menjadi standarisasi tertinggi di MDTI. Para santri diwajibkan melantunkan seluruh isi Al-Qur'an mulai dari Surah Al-Baqarah hingga An-Nas secara mutqin (kuat dan melekat) tanpa melihat mushaf dalam kurun waktu satu hari penuh. Jeda yang diberikan hanya untuk ibadah shalat dan makan.

Mudir Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Ustaz Dr. H. Zulfikar, S.Ag., M.Ag., mengungkapkan bahwa metode pengetesan ini bukan sekadar formalitas kelulusan. Sistem ini menjadi benteng untuk memastikan kualitas hafalan para santri benar-benar terjaga dengan baik sebelum mereka terjun ke masyarakat atau melanjutkan studi ke Timur Tengah.

"Kami tidak mengejar kuantitas semata, melainkan kualitas hafalan yang kokoh. Ujian sekali duduk ini menguras energi yang luar biasa, melatih mental, dan membuktikan bahwa ayat-ayat suci tersebut telah benar-benar menyatu dalam dada mereka," ujar Ustaz Zulfikar saat memberikan sambutan dipembukaan Syahadah 30 Juz di Aula MDTI Intensif.

Ananda yang syahadah 30 juz hari ini yakni Mabrur Hidayatullah santri kelas 3 MAT DTI, Suasana khidmat menyelimuti lokasi acara ketika para santri satu per satu menyelesaikan setoran akhir mereka di hadapan dewan penguji. Ketegangan berubah menjadi tangis syukur dari para orang tua yang hadir menyaksikan langsung perjuangan anak-anak mereka.

Melalui ujian syahadah mutqin ini, MDTI berharap dapat terus mencetak generasi Qur'ani unggul. Mereka diharapkan tidak hanya hafal secara tekstual, tetapi juga mampu mengamalkan serta menjadi pelita dakwah Islam di tengah-tengah umat.

Tags:

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar
Beranda
Berita
SPMB
Prestasi
Syahadah