Friday, 11 September 2026
Ma'had Darut Tahfizh Al-Ikhlas Menu
Navigasi
Kategori
Label

Menjelang Milad MDTI ke-17, 231 Santri mendapat Gelar Syahadah 30 Juz dan Satu diantaranya baru berusia 12 Tahun

Penulis Ichsan Al Basith
Tanggal Terbit 10 Sep 2026
163 Views
Menjelang Milad MDTI ke-17, 231 Santri mendapat Gelar Syahadah 30 Juz dan Satu diantaranya baru berusia 12 Tahun
Wisuda MDTI

BANDA ACEH – Esensi sejati dari menjaga kesucian Al-Qur'an bukanlah sekadar menjadikannya bacaan indah atau mengejar target kuantitas hafalan, melainkan menanamkan nilai-nilainya menjadi kompas moral dan pedoman hidup sehari-hari. Penegasan krusial ini menggaung kuat menjelang peringatan hari jadi ke-17 lembaga pendidikan Islam terkemuka di Serambi Mekkah, Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI).

Menyambut momen milad ke-17 tahun ini, catatan sejarah dan rekor luar biasa berhasil diukir. Sebanyak 231 santri secara resmi sukses meraih gelar Syahadah 30 Juz, didampingi oleh ratusan santri lainnya yang berhasil menuntaskan program Khatam 30 Juz. Di antara deretan prestasi gemilang tersebut, seorang santriwati cilik dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah Terpadu (MIT) bernama Athirah, yang baru menginjak usia 12 tahun, memecahkan rekor hafizh 30 juz termuda sepanjang sejarah berdirinya ma'had MDTI.

Mudir Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas, Dr. H. Zulfikar, S.Ag., M.Ag., mengungkapkan rasa syukur mendalam sekaligus menitipkan pesan esensial bagi para santri penjaga Al-Qur'an tersebut. Beliau mengingatkan bahwa lembaran piagam kelulusan atau predikat syahadah bukanlah akhir dari perjuangan.

"Menjadi penghafal Al-Qur'an di usia muda seperti Athirah dan ratusan santri lainnya menjelang Milad ke-17 ini adalah mukjizat dan kemuliaan yang luar biasa. Namun, perlu dicamkan bahwa menjaga hafalan dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari merupakan tantangan nyata yang harus terus dipelihara seumur hidup. Al-Qur'an diturunkan bukan hanya untuk dilafalkan di lisan atau diperlombakan, melainkan untuk membimbing perilaku, membentuk akhlak mulia, serta melandasi setiap keputusan kita agar mendatangkan rahmat bagi masyarakat luas," tegas Dr. H. Zulfikar dalam amanatnya.

Pencapaian spektakuler menyambut usia ke-17 ini menjadi bukti nyata dari konsistensi dan efektivitas metode karantina hafalan mutqin yang diterapkan di ma'had. Berdasarkan data rekapitulasi kurikulum kepesantrenan terbaru, sebaran capaian akademik dan hafalan santri mencakup angka-angka krusial:

Total santri aktif yang kini menempuh pendidikan di MDTI menyentuh 1.960 santri.

Akumulasi santri yang sukses meraih predikat Syahadah 30 Juz mencapai 231 santri.

Ratusan santri lainnya tercatat berada pada barisan program Khatam 30 Juz.

Empat Pilar Membumikan Al-Qur'an

Untuk memastikan kemurnian Al-Qur'an tetap hidup dan tidak berhenti di tenggorokan saja, dayah yang mengelola jenjang MIT, MTsT, hingga MAT ini menerapkan pola pendidikan karakter yang berbasis pada empat pilar:

Penyelarasan Akhlak Mulia: Menjadikan Al-Qur'an sebagai standar utama pembentukan kepribadian santri sejak dini, meliputi aspek kejujuran, kedisiplinan, dan adab.

Penguatan Mutu Tasmi' dan Ujian Syahadah: Menguji kekuatan hafalan secara ketat (sekali duduk) demi melatih stabilitas mental dan spiritual santri.

Aksi Nyata dan Kepedulian Sosial: Mengasah empati para hafizh melalui keterlibatan aktif dalam penggalangan bantuan dan aksi kemanusiaan keumatan.

Kesiapan Berkontribusi Global: Membekali santri dengan integrasi ilmu sains dan agama agar siap menjadi teladan kepemimpinan di masyarakat luas saat melanjutkan studi lanjutan.

Melalui momentum menjelang Milad ke-17 ini, Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Banda Aceh menegaskan bahwa esensi menjaga Al-Qur'an di era modern harus melampaui batas formalitas kelancaran teks semata. Penjagaan sesungguhnya terletak pada sejauh mana ayat-ayat suci tersebut menjelma menjadi aksi nyata yang membawa kemaslahatan, keadilan, dan kedamaian di tengah umat.

Tags:

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar
Beranda
Berita
SPMB
Prestasi
Syahadah