BANDA ACEH — Suasana haru dan bangga
menyelimuti Aula Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI), Banda Aceh,
pada Kamis (15/10/2026). Salah satu putra terbaik asal Calang, Kabupaten
Aceh Jaya, Raja Firza AlGhifary, sukses mengukir prestasi gemilang
dengan resmi meraih Syahadah (ijazah kelulusan) hafalan Al-Qur'an 30
juz.
Keberhasilan Raja Firza dalam
prosesi sakral ini sekaligus menandai pencapaian luar biasa bagi lembaga.
Dengan lulusnya Raja, jumlah total santri yang berhasil meraih Syahadah
30 juz di MDTI kini telah mencapai 234 santri. Angka kelulusan tersebut
dipastikan akan terus melejit dan bertambah, seiring dengan antrean santri lain
yang tengah bersiap menyelesaikan ujian hafalan mereka.
Mudir MDTI, Dr. Zulfikar, M.Ag,
dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas
pencapaian para santri, khususnya Raja Firza yang telah mengharumkan daerah
asalnya.
"Alhamdulillah, capaian 234
santri yang meraih syahadah 30 juz ini adalah bukti nyata dari komitmen,
keikhlasan, dan kerja keras seluruh civitas akademika MDTI. Prestasi yang diraih
ananda Raja Firza AlGhifary bukan hanya kebanggaan bagi Ma'had, tetapi juga
hadiah indah untuk masyarakat Calang dan Aceh Jaya. Kami berharap momentum ini
menjadi pemacu semangat bagi santri-santri lain yang sedang berjuang, karena
angka kelulusan ini insya Allah akan terus bertambah dan mencetak lebih banyak
generasi pemegang panji Al-Qur'an," ujar Dr. Zulfikar, M.Ag.
Prestasi yang diraih oleh Raja
Firza AlGhifary di ibu kota provinsi ini menjadi buah manis dari perjuangan
panjang, kedisiplinan, serta keteguhan hati di perantauan ilmu. Capaian ini
menorehkan nama harum dan menjadi oase prestasi bagi masyarakat Calang serta
Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.
Prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Ma'had tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu semangat dan inspirasi bagi generasi muda di Aceh, khususnya di Aceh Jaya, untuk terus mencintai, menghafal, dan membumikan nilai-nilai Al-Qur'an.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!