Monday, 12 October 2026
Ma'had Darut Tahfizh Al-Ikhlas Menu
Navigasi
Kategori
Label

Lantunkan 30 Juz Sekali Duduk, Santri MDTI Putra Pidie Jaya Raih Gelar Syahadah Al-Quran

Penulis Ichsan Al Basith
Tanggal Terbit 12 Oct 2026
64 Views
Lantunkan 30 Juz Sekali Duduk, Santri MDTI Putra Pidie Jaya Raih Gelar Syahadah Al-Quran
Bersama Para Ustad MDTI

Lantunkan 30 Juz Sekali Duduk, Santri MDTI Putra Pidie Jaya Raih Gelar Syahadah Al-Quran

Aceh Besar — Prestasi gemilang yang menggetarkan hati kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan Islam di Kabupaten Pidie Jaya. Muhammad Ghifari Al Lutfi, seorang santri berprestasi asal Pidie Jaya yang menempuh pendidikan di Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI), sukses mengukir sejarah luar biasa. Ia berhasil menuntaskan hafalan Al-Quran 30 juz melalui metode Syahadah—sebuah ujian berat berupa melantunkan seluruh ayat suci dari ingatan dalam sekali duduk, Senin 12/10/2026.

Keberhasilan ini menjadi momentum kebanggaan besar, tidak hanya bagi keluarga pesantren, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Pidie Jaya yang dikenal religius. Program Syahadah 30 juz merupakan salah satu ujian paling menantang dan sakral di dunia pesantren tahfizh. Seorang hafiz dituntut melafalkan setiap ayat secara runtut tanpa terputus, yang menguji kekuatan daya ingat sekaligus keteguhan spiritual yang luar biasa.

Mudir MDTI, Dr. Zulfikar, M. Ag., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pencapaian mengagumkan ini. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari konsistensi dan keikhlasan yang tertanam kuat.

"Pencapaian Ananda Muhammad Ghifari adalah bukti nyata bahwa dedikasi yang tinggi, kedisiplinan yang istiqamah, serta kebersihan hati dalam menjaga kalam Allah akan membuahkan kemuliaan. Ujian Syahadah sekali duduk ini bukan sekadar formalitas kelulusan, melainkan wujud keteguhan jiwa seorang pejuang Al-Quran. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi santri-santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan mereka," ujar Dr. Zulfikar.

Rasa haru dan syukur mendalam juga diutarakan oleh pihak keluarga. Ustad Marwan, S. Ag., M. Pd., yang hadir memberikan sambutan mewakili wali santri, tidak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas karunia besar yang diterima oleh putra daerah Pidie Jaya tersebut.

"Sebagai orang tua, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada melihat anak kita tumbuh menjadi penjaga Al-Quran yang mutqin. Kami sangat berterima kasih kepada segenap asatidz di MDTI yang telah membimbing, mendidik, dan menemani proses panjang ini dengan penuh kesabaran. Gelar Syahadah ini adalah hadiah terindah bagi kami, sekaligus amanah besar bagi Ghifari untuk mengamalkan Al-Quran di tengah-tengah masyarakat," ungkap Ustad Marwan dengan penuh haru.

Keberhasilan ini sekaligus menegaskan kembali komitmen kuat MDTI dalam mencetak generasi muda Islam yang Qurani, berakhlak mulia, dan siap berkontribusi nyata bagi kemajuan umat dan bangsa di masa depan.

 

Tags:

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar
Beranda
Berita
SPMB
Prestasi
Syahadah