Wednesday, 30 September 2026
Ma'had Darut Tahfizh Al-Ikhlas Menu
Navigasi
Kategori
Label

MDTI Lahirkan Hafiz Baru: Thalhah, Anak Penceramah Aceh Barat Sukses Syahadah 30 Juz

Penulis Ichsan Al Basith
Tanggal Terbit 30 Sep 2026
57 Views
MDTI Lahirkan Hafiz Baru: Thalhah, Anak Penceramah Aceh Barat Sukses Syahadah 30 Juz
Syahadah 30 Thalhah Bin Surianto Sudirman

MDTI Kembali Lahirkan Hafizh Baru: Thalhah, Anak Penceramah Aceh Barat Sukses Syahadah 30 Juz

BANDA ACEH, — Suasana haru dan khidmat menyelimuti kompleks Ma'had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas (MDTI) Banda Aceh. Lembaga pendidikan Al-Qur’an terkemuka di Serambi Mekkah ini kembali sukses melahirkan seorang hafiz baru yang tangguh. Thalhah, santri muda berbakat asal Aceh Barat, secara resmi dinyatakan lulus dan berhasil meraih Syahadah 30 Juz setelah menuntaskan ujian setoran hafalan sekali duduk di hadapan dewan penguji.

Keberhasilan Thalhah tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MDTI, tetapi juga menjadi buah manis bagi sang ayah, Ustadz H. Surianto Sudirman, Lc., M.A. Pria yang dikenal luas sebagai penceramah, ulama muda, sekaligus Ketua Tastafi Aceh Barat ini tampak tak kuasa menahan air mata bahagia menyaksikan putra tercintanya dikukuhkan sebagai penjaga kalam Allah.

Prosesi syahadah Al-Qur'an 30 juz ini merupakan bentuk ujian krusial untuk menguji kekuatan hafalan (mutqin) seorang santri. Diperlukan konsistensi, disiplin tinggi, serta dedikasi luar biasa selama bertahun-tahun untuk bisa melafalkan ribuan ayat secara lancar tanpa melihat mushaf.

Pimpinan MDTI, Ustadz Dr. H. Zulfikar, M.Ag., memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas prestasi yang ditunjukkan oleh Thalhah. Menurutnya, pencapaian ini merupakan bukti nyata dari sinergi yang baik antara ketekunan santri, keikhlasan guru, dan dukungan penuh orang tua.

"Alhamdulillah, menuntaskan syahadah 30 juz dengan kualitas hafalan yang matang merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi seorang santri. Thalhah telah membuktikan bahwa dengan niat yang ikhlas dan ketekunan yang tiada henti, mahkota kemuliaan Al-Qur'an bisa diraih," ujar Ust. H. Zulfikar saat dikonfirmasi, Rabu (30/9).

Ia menambahkan, kehadiran Thalhah sebagai hafiz baru diharapkan dapat menjadi motor penggerak bagi santri lainnya. "Kehadiran Thalhah menjadi suntikan semangat bagi kami semua untuk terus mencetak generasi Qurani yang siap menjaga syiar Islam di bumi Aceh. Kami berharap ilmu dan hafalan yang dimiliki Thalhah dapat menjadi berkah bagi umat," lanjutnya.

Sementara itu, Ustadz H. Surianto Sudirman, Lc., M.A., selaku orang tua santri, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. Sebagai seorang pendakwah yang aktif di tengah masyarakat, mendidik anak agar menjadi seorang hafiz Al-Qur'an adalah salah satu impian terbesar dalam hidupnya.

"Sebagai orang tua, tidak ada kebahagiaan dan hadiah yang lebih indah di dunia ini selain melihat anak kita tumbuh menjadi penjaga Al-Qur'an. Setiap ayat yang Thalhah lafazkan adalah tetesan keringat, air mata doa dalam sujud, dan harapan besar agar kelak ia bisa menjadi penerang bagi keluarga dan umat," ungkap Ustadz Surianto dengan nada haru.

Meski demikian, ia mengingatkan putranya bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari amanah yang lebih besar.

"Ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk mengamalkan dan menjaga kesucian 30 juz tersebut di dalam dada. Terima kasih yang tak terhingga kepada para asatidz di MDTI yang telah membimbing putra kami dengan penuh keikhlasan," pungkasnya.

Pencapaian Thalhah ini kian mengukuhkan posisi MDTI sebagai salah satu dayah/pesantren pencetak hafiz Al-Qur'an berkualitas tinggi di Provinsi Aceh. Acara pengukuhan dan penyerahan syahadah tersebut diakhiri dengan doa bersama dan prosesi ucapan selamat dari seluruh asatidz serta wali santri yang hadir.

Tags:

0 Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar
Beranda
Berita
SPMB
Prestasi
Syahadah